Lembaga tahfizh dan ilmu al-Qur’an (LTIQ) As-Syifa adalah lembaga pendidikan al- Qur’an yang bernaung dibawah Yayasan as-Syifa al-Khoeriyyah dan bervisi menjadi lembaga pendidikan rujukan dalam mencetak muhaffizh al-Qur’an al-Da’iyyah. LTIQ berlokasi dikawasan sejuk kabupaten subang kecamatan jalancagak dan memiliki luas tanah sekitar 180 hektar. Lembaga yang dibangun pada tanggal 06 Ramadhan 1432 H atau bertepatan dengan tanggal 01 November 2003 M ini, sudah meluluskan lebih dari 300 guru-guru al-Qur’an yang telah tersebar di banyak daerah Indonesia.

Pembinaan al-Quran di LTIQ berlangsung selama dua tahun, berkonsentrasi pada pembinaan tahsin tilawah dan tahfizh al-Qur’an serta di dukung oleh kajian-kajian keislaman berupa: Halaqah tarbawiyah, dirotsah islamiyyah, maupun skill kependidikan lainnya. Kurikulum-kurikulum tersebut, dirangkum dalam 4 kata; tahsin, tahfizh, tafhim, dan tatbiq. Diharapkan setelah santri menjalani pembinaan ini, lahirlah muhaffizh- muhaffizh al-Qur’an al-Da’iyyah yang dapat banyak berperan aktif ditengah masyarakat.

Letak geografis

 LTIQ as-Syifa terletak di atas tanah seluas 180 hektar komplek yayasan as-Syifa al- Khoeriyyah jalan Subang-Bandung km. 12 Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak Kota Subang.

 

Tenaga Kependidikan

Untuk periode saat ini, tahun ajaran 2017-2018, struktur kepengurusan yang terbentuk terdiri dari :

  1. Ketua Dewan Pembina : dr. Sulaeman Omar Qush
  2. Ketua Yayasan : Abdullah Muadz, M.Sc
  3. Kepala LTIQ : Sofyan Puji Pranata, M.Ag.
  4. Kepala TU : Ipan Setiana, S.Pd.I
  5. Kurikulum : Nina Suniarti, S. Pd.I
  6. Kesantrian Akhwat : Syema Sa’diah, S.Pd.I
  7. Kesantrian Ikhwan : Pipin Saepul Millah

Sedangkan untuk guru al-Qur’an, terdiri dari 25 guru akhwat dan 12 guru ikhwan, serta di dampingi oleh seorang konsultan tahfizh yang telah memiliki 14 qiroa’at al- Qur’an.